Live Journal

My Life as Reza Puradiredja

A Letter from Beyond

leave a comment »

Dear Mom,

Qisha minta maaf kalo Qisha selama ini menghilang tanpa kabar. Qisha nggak tahu gimana harus mulai karena semua ini jadi kacau dan jadi masalah besar karena Qisha juga yang terlalu takut sama kekhawatiran yang pada waktu itu sangat beralasan ( minimal buat Qisha ).

Mom, Qisha nggak tahu apa mom udah tahu atau belum kalo Qisha uda nikah dan punya anak sejak lama. Qisha minta maaf karena Qisha udah menghilang, nggak ngasih kabar, nggak minta restu dan nggak pernah cerita sama Mom.

Qisha takut suami Qisha yang pemarah dan posesif itu nanti malah nuduh Reno dan Mom yang nggak – nggak karena dia tahu banget Reno adalah cinta sejati Qisha sampai saat ini

Qisha ngerasa waktu itu nggak ada pilihan lain selain bilang sama suami Qisha dan berbuat seakan – akan Reno dan Mom udah tahu, tapi nggak mau dateng.

Semua ini Qisha lakukan buat keamanan dan ketentraman Reno dan Mom. Gak ada maksud Qisha untuk nggak nganggap Reno dan mom, apalagi mengabaikan kalo Reno dan Mom ada.nggak ada sama sekali pemikiran itu Mom.

Buat Qisha Mom adalah Ibu yang sempurna. Mom mau ngingetin Qisha, Mom mau ngerti masalah dan keadaan Qisha dan Mom juga percaya sama Qisha

Buat Qisha Reno adalah manusia yang sampai saat ini masih menjadi inspirasi dan barometer Qisha dalam menilai orang lain. Reno bukan Cuma cinta pertama Qisha Mom, tapi juga cinta yang terakhir. Bahkan pernikahan Qisha juga bukan berarti Qisha mencintai suami Qisha tapi karena keterpaksaan.

Qisha nggak bisa bayangin gimana Reno kalo denger kabar ini dari mulut Qisha sendiri ? Qisha nggak bisa Mom, Qisha sayang banget sama Reno n nggak tega untuk secara langsung cerita tentang hal itu

Sekarang ini Qisha menghubungi Mom lagi ( juga Reno, tapi tanggapannya sinis dan dingin) bukan untuk masuk lagi ke dalam kehidupan kalian dan merusak lagi bangunan yang pasti sempet Qisha hancur leburkan.

Qisha cuma sadar, umur Qisha nggak panjang. Bukan nggak mungkin Lebaran tahun depan nggak sempet Qisha temukan kembali.

Qisha Cuma mau minta maaf yang sebesar – besarnya sama Reno dan juga Mom karena Qisha udah mengkhianati kepercayaan dan merusak hubungan yang selama itu merupakan fase yang sempurna buat Qisha.

Di masa itu Qisha merasa punya Ibu, Punya sahabat sekaligus kakak dan punya apa yang Qisha sebut ‘home’. Qisha nggak ngerasa kekurangan sama sekali. Qisha punya tempat untuk berbagi. Qisha punya keluarga yang hangat dan welcome sama Qisha……hal yang bahkan Qisha nggak dapatkan di rumah Qisha sendiri.

Qisha udah kehilangan itu semua karena kesalahan Qisha. Qisha nggak punya hak lagi untuk meminta bahkan secuil saja kenangan itu untuk terealisasi kembali.

Qisha juga udah kehilangan Reno. Seseorang yang perfect buat Qisha. Seseorang yang pada masa – masa sulit Qisha bersama suami Qisha jadikan panutan, baik dari cara berpikir, pandangan hidup dan semangat untuk hidup serta untuk tidak menyerah pada keadaan.

Qisha selama ini selalu memikirkan dan mengucap nama Reno dan Mom di setiap doa Qisha setiap malam. Jauh di dalam lubuk hati Qisha selalu ada kerinduan untuk bisa kembali ke masa lampau dan memilih langkah yang lebih baik.

Qisha sudah memilih langkah yang salah, Mom. Qisha sadar kalo nggak mungkin Qisha bisa membalik keadaan jadi seperti semula. Qisha juga nggak mungkin bisa mendapatkan lagi kepercayaan dan kasih sayang Reno n Mom seperti dulu

Qisha mungkin hanya akan menjadi kenangan buruk untuk kalian berdua, maka Qisha minta izin untuk kali ini melanggar apa yang selalu Reno dan mom ingatkan sama Qisha : “ kemanapun dan sejauh apapun Qisha pergi, Qisha selalu tahu kemana Qisha akan pulang”

Qisha nggak akan pulang kali ini Mom. Qisha datang hanya lewat surat ini supaya lebih mudah buat Qisha untuk pergi dan pamit, juga supaya tidak menambah beban dan luka buat Mom dan Reno…hal yang seharusnya Qisha lakukan jauh sebelumnya

Mom, Qisha pamit….suatu saat nanti Reno pasti akan bawa pengganti Qisha buat Mom. Belajar dari kenangan buruk bersama Qisha, pasti Reno nggak akan keliru lagi dalam memilih…

Wassalammualaikum

Qisha

Written by Reza Puradiredja

17/10/2008 at 16:08

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: