Live Journal

My Life as Reza Puradiredja

Untitled

leave a comment »

Malam ini, kubuka jendela , menatap kekelaman diluar sana… Begitu dingin
Saat merebah, kutatap plafon kosong tanpa cahaya… Hampa nian diri ini
Ku mencoba menutup mata, hadir dirimu disana namun tak kuasa kuraih… Hanyalah ilusi
Sesaat ku terdiam, tanpa terasa airmata menitik membasahi pipi… Pedih

Kucoba untuk mengalihkan , namun imaji dirimu menguasai setiap sudut benak
Serasa jiwa tercerabut dari diri, sesaat kau ucapkan kata menyerah
Menuai badai ego yang kutanam, menelan buah kebodohan , walaupun pencernaan menolaknya

Saat Fajar tiba, sang mentari pun enggan menyapa … Untuk apa aku dibangunkan, jika kehangatan telah sirna ?

-ibukota, 1212-

Written by Reza Puradiredja

14/12/2012 at 06:19

Posted in Random

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: