Live Journal

My Life as Reza Puradiredja

Cara berpikir tradisional adalah musuh nomor satu !

leave a comment »

Cara berpikir tradisional membekukan pikiran Anda, menghambat kemajuan Anda, mencegah Anda mengembangkan kekuatan kreatif.

Berikut ini adalah tiga cara untuk memeranginya:

1. Jadilah orang yang bersedia menerima gagasan.

Sambut baik gagasan. Hancurkan pikiran penghalang seperti “Tidak akan berhasil,” “Tidak dapat dikerjakan,” “Ini tidak ada gunanya,” dan “Ini tindakan bodoh.”

Seorang teman saya yang sangat sukses yang menjabat posisi senior di sebuah perusahaan asuransi berkata kepada saya, “Saya tidak berpretensi menjadi eksekutif terpandai di dalam perusahaan. Akan tetapi, saya kira saya adalah spons terbaik di dalam industri asuransi. Saya selalu berusaha menyerap semua gagasan bagus sedapat mungkin.”

2. Jadilah orang yang suka bereksperimen. Dobraklah rutin yang tetap.

Pergilah ke restoran baru,beli buku baru, kunjungi teater baru, dapatkan teman baru ambil rute yang berbeda ke tempat kerja pada hari tertentu, ambil jenis liburan yang berbeda tahun ini, sesuatu yang baru dan berbeda akhir pekan ini.

Jika Anda bekerja di bagian distribusi, kembangkan minat akan produksi, akunting, keuangan, dan unsur lain dalam bisnis. Ini memberi Anda keluasan pengetahuan dan menyiapkan Anda untuk tanggung jawab yang lebih besar.

3. Jadilah progresif, bukan regresif.

Bukan “Itulah cara kami biasa mengerjakannya maka kami harus mengerjakannya dengan cara itu,” melainkan “Bagaimana kami dapat mengerjakannya lebih baik daripada dengan cara yang biasa saya lakukan?”

Bukan cara berpikir mundur, regresif, melainkan cara berpikir maju, progresif.

Karena Anda bangun pukul 5.30 untuk mengantar surat kabar atau memerah susu sewaktu Anda masih anak-anak tidak harus berarti ide yang bagus untuk meminta anak Anda melakukan hal yang sama.

Bayangkan apa yang akan terjadi, misalnya, pada Ford Motor Company jika manajemennya membiarkan diri berpikir, “Tahun ini kita sudah mengembangkan mobil paling sempurna. Perbaikan lebih lanjut tidak mungkin dilakukan. Oleh karena itu, semua kegiatan rekayasa dan desain eksperimental dengan ini diakhiri secara permanen.”

Tidak peduli betapapun besarnya, perusahaan tersebut akan susut dengan cepat jika bersikap demikian.
Orang yang sukses seperti halnya perusahaan yang sukses selalu bertanya: “Bagaimana saya dapat meningkatkan kualitas prestasi saya? Bagaimana saya dapat bekerja lebih baik?”

Kesempurnaan absolut di dalam semua pengertian manusia dari pengembangan peluru kendali hingga pengasuhan anak tidak mungkin tercapai. Ini berarti ada peluang yang tak ada habisnya untuk perbaikan

Written by Reza Puradiredja

05/11/2009 at 02:01

Posted in Professional Life

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: